Temuan lapangan jadi landasan keputusan. Evidence-informed decisions.
Platform bukti kualitatif kesehatan yang membantu tim memahami konteks lapangan untuk keputusan program.A platform that turns frontline accounts into qualitative evidence for health programme decisions.
Balita pendek di Wilayah A tercatat 21%. Faktor yang paling sering disebut dalam Catatan Lapangan adalah kebiasaan merokok di dalam rumah.Stunting in Area A is recorded at 21%. The factor mentioned most often in Field Records is smoking indoors.
Keterbatasan dataData Limitations
Hanya ibu yang terjangkau dan datang ke Posyandu selama bulan tersebut.Only reachable mothers who came to the Posyandu during the month.SituasiCurrent Situation
Faktor yang dilaporkanReported Factors
Dinas KesehatanKabupaten WonosoboWonosobo District
BappedaKabupaten WonosoboWonosobo District
Dinas KesehatanProvinsi Sulawesi TengahCentral Sulawesi Province
Puskesmas Kawango HariKab. Sumba Barat DayaSouthwest Sumba DistrictBagikan temuan seperti cerita sehari-hari.Share findings like an everyday story.
Kader dan petugas mengirim voice note, termasuk dalam bahasa daerah. AI membaca tiap catatan, lalu menggabungkannya dengan catatan lain dan data tinggi dan berat badan, supaya temuan tidak bergantung pada satu sumber.Community health volunteers and health workers send voice notes, including in local languages. AI reads each record, then combines it with other records and height and weight data, so a finding never rests on a single source.
Nggih Bu, kula cerita sekedhik nggih. Ten mriki hawane adem sanget1, nek sonten pedhute mudhun. Bapake lare-lare niku biasane udud ten njero omah2, jarene ben anget. Kula sampun sanjang, ning nggih pripun, wis kebiasaan saka mbiyen. Wulan wingi posyandune mboten buka3, kadere sami repot panen kentang4, dadi lare kula dereng ditimbang5. Nek maem sakjane lahap kok Bu, endhog, tempe, jangan bayem6 saka kebon.
Lihat terjemahanShow translation
Iya Bu, saya cerita sedikit ya. Di sini udaranya dingin sekali, kalau sore kabutnya turun. Bapaknya anak-anak biasanya merokok di dalam rumah, katanya biar hangat. Saya sudah bilang, tapi ya bagaimana, sudah kebiasaan dari dulu. Bulan lalu posyandunya tidak buka, kadernya sibuk panen kentang, jadi anak saya belum ditimbang. Kalau makan sebenarnya lahap kok Bu, telur, tempe, sayur bayam dari kebun.
Yes ma'am, let me tell you a little. It's very cold here; in the afternoon the fog comes down. The children's father usually smokes inside the house, he says it keeps him warm. I've told him, but what can you do, it's been a habit for years. Last month the posyandu didn't open, the volunteers were busy with the potato harvest, so my child hasn't been weighed yet. He actually eats well, ma'am: eggs, tempeh, spinach from the garden.
hawane adem sanget
udud ten njero omah
posyandune mboten buka
kadere sami repot panen kentang
lare kula dereng ditimbang
lahap kok Bu, endhog, tempe, jangan bayem
Catatan ini dan 47 catatan lainThis record and 47 others
Ragam sumberSpread of sources
- 9
- Posyandu
- 14
- kader dan petugasvolunteers and health workers
- 2
- konteks: Posyandu, kunjungan rumahsettings: Posyandu, home visit
- 2
- bahasa: Jawa, Indonesialanguages: Javanese, Indonesian
Tidak ada satu pengirim yang mengirim lebih dari 6 catatan.No single sender sent more than 6 records.
Merokok di dalam rumah disebut di 21 dari 48 catatan, dari 7 Posyandu. Data tinggi dan berat badan mencatat balita pendek 21%.Smoking indoors is mentioned in 21 of 48 records, from 7 Posyandu. Height and weight data record stunting at 21%.
Proporsi Catatan, bukan prevalensi warga. Seberapa sering disebut tidak menunjukkan sebab.Share of Records, not prevalence. How often it is mentioned does not show cause.
Angka, Catatan Lapangan, dan peta dalam satu tempat.Numbers, Field Records and maps in one place.
Ringkasan AIAI summary
Data tinggi dan berat badan dibaca bersama Catatan Lapangan, lalu dirangkum dalam beberapa kalimat.Height and weight data are read together with Field Records, then summarised in a few sentences.
- Triangulasi angka dan cerita lapanganNumbers and field accounts triangulated
- Setiap pernyataan punya sumberEvery statement has a source
- Status Tinjauan Manusia terlihatHuman Review status is visible
Kerangka AnalisisAnalysis Framework
Faktor yang disebut dalam tiap catatan ditempatkan pada struktur logika analisis, misalnya UNICEF Conceptual Framework.The factors in each record are placed on an analytical structure, such as the UNICEF Conceptual Framework.
- Cerita lapangan jadi kategori yang terstrukturField accounts become structured categories
- Jalur dari faktor sampai ke capaianA path from factor to outcome
- Kerangka sesuai topik programA framework matched to the programme topic
Peta SebaranDistribution Map
Lihat di wilayah mana faktor paling sering disebut, lalu susun daftar prioritas untuk dibahas dalam rapat program.See where a factor is mentioned most, then draft a priority list to discuss in programme meetings.
- Bandingkan wilayah dalam satu petaCompare areas on one map
- Proporsi Catatan per wilayah (n/N)Share of Records per area (n/N)
- Bahan diskusi untuk kebijakanInput for policy discussions
Wilayah DArea D
Daftar prioritas (simulasi)Priority list (simulation)
- Wilayah DArea D · merokoksmoking
- Wilayah AArea A · merokoksmoking
- Wilayah BArea B · Posyandu
Tanya DataChat with Data
Ajukan pertanyaan dengan bahasa sehari-hari. AI mencari jawabannya di semua data yang tersimpan: Catatan Lapangan, data tinggi dan berat badan, dan Ringkasan Wilayah.Ask a question in everyday language. AI searches all stored data for the answer: Field Records, height and weight data, and Area Overviews.
- Cari di semua catatan dan angka sekaligusSearch every record and number at once
- Jawaban menunjuk ke catatan sumbernyaAnswers point to their source records
- Keterbatasan Data ikut disebutData Limitations come with the answer
Posyandu tidak rutin buka disebut di 11 dari 40 catatan Wilayah D, sebagian besar saat musim panen kentang. Jarak ke Posyandu disebut di 6 catatan.Posyandu not opening regularly is mentioned in 11 of 40 Area D records, mostly during the potato harvest. Distance to the Posyandu is mentioned in 6 records.
Keterbatasan dataData Limitations
Hanya ibu yang terjangkau dan datang ke Posyandu selama bulan tersebut.Only reachable mothers who came to the Posyandu during the month.Mulai dari Wonosobo, menuju wilayah berikutnya.Starting in Wonosobo, moving to the next regions.
Kabupaten Wonosobo, Jawa TengahWonosobo District, Central Java · November 2025· November 2025
- 3
- fasilitas kesehatan di 3 kecamatanhealth facilities in 3 sub-districts
- 15
- pemangku kepentingan ikut mengujistakeholders took part
- Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi TengahCentral Sulawesi Province
- Puskesmas Kawango Hari Kab. Sumba Barat DayaSouthwest Sumba District
Enam provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi. Angka pada peta adalah prevalensi provinsi.Six provinces with the highest stunting prevalence. Figures on the map are provincial prevalence.
Sumber: SSGI 2024, Kementerian Kesehatan. Nasional 19,8%.Source: SSGI 2024, Ministry of Health. National 19.8%.
kategori stunting dan peringkat 5 keseluruhan, AI Hackathon dan Sandbox Kementerian Kesehatanin the stunting category and 5th overall, Ministry of Health AI Hackathon and Sandbox
TentangAbout
Data menunjukkan di mana stunting terjadi, tapi tidak menjelaskan mengapa.Data shows where stunting occurs, but not why.
Biaya pangan, pernikahan dini, keyakinan pengasuhan, akses air bersih, atau perokok di rumah jarang ikut membentuk program yang dirancang untuk membantu keluarga.Food costs, early marriage, caregiving beliefs, water access or a smoker at home rarely shape the programmes meant to help families.
Siklus antargenerasiA cycle across generations
Satu dari lima balita di Indonesia masih stunting, paling tinggi di Indonesia timur. Remaja putri yang kurang gizi menjadi ibu yang berisiko melahirkan bayi berat lahir rendah, yang bisa tumbuh stunting.One in five children under five in Indonesia is still stunted, with the highest rates in eastern Indonesia. An undernourished girl becomes a mother at risk of a low-birth-weight baby, who may grow up stunted.
SSGI 2024, Kementerian Kesehatan: 19,8% nasionalSSGI 2024, Ministry of Health: 19.8% nationallyYang diamati Kader tidak tercatatWhat Kader see goes unrecorded
Kader, sebagian besar ibu yang menjadi relawan, paling mengenal keluarga-keluarga ini. Namun laporan resmi mereka sebagian besar hanya berisi tinggi dan berat badan.Kader, mostly volunteer mothers, know these families best. Yet their formal reporting covers mainly height and weight, so what they observe goes unrecorded.
Anggaran tanpa alasan lokalBudgets without local causes
Dinas Kesehatan dan Bappeda menyusun anggaran stunting dari data yang menunjukkan di mana stunting terjadi, bukan mengapa. Program pun memakai pola yang sama walau penyebabnya berbeda.District health offices and planning agencies allocate stunting budgets using data that shows where stunting occurs but not why, so programmes repeat the same template even when causes differ.
Lahir dari bertahun-tahun mendengarkan.Grown from years of listening.
GroundSight AI lahir dari bertahun-tahun mendengarkan orang-orang di dalam siklus stunting: duduk di sesi Posyandu dan berkunjung ke rumah bersama petugas kesehatan. Mereka terus menyebut celah yang sama: petugas kesehatan memahami mengapa sebuah keluarga kesulitan, tapi pengetahuan itu tidak sampai ke data yang dipakai untuk perencanaan. GroundSight adalah jawaban kami atas apa yang mereka sampaikan.GroundSight AI grew out of years of listening to the people inside Indonesia's stunting cycle: sitting in Posyandu sessions and visiting homes alongside health workers. They kept describing the same gap: health workers understand why a family struggles, but nothing they know reaches the data used for planning. GroundSight is our response to what they told us.
Dengan membuat realitas keluarga terlihat, kami ingin memutus siklus stunting di tahap mana pun ia bisa diputus secara lokal.By making families' realities visible, we aim to stop the stunting cycle at whichever stage it can be broken locally.
- Tim terbentukTeam formedBerawal dari redesain Buku KIA nasionalGrew out of the national MCH handbook redesign
- Juara 1 kategori stunting, peringkat 5 keseluruhan1st in stunting, 5th overallAI Hackathon dan Sandbox Kementerian KesehatanMinistry of Health AI Hackathon and Sandbox
- Uji lapangan WonosoboWonosobo field testNovember 2025, dengan pendanaan pertamaNovember 2025, with our first funding
- SekarangNowMenyempurnakan prototipe sebelum diluncurkanRefining the prototype before launch
Dibentuk bersama orang yang memakainyaShaped with the people who use it
Kami ingin stunting selesai untuk generasi anak Indonesia berikutnya. Karena itu, GroundSight dirancang bersama orang-orang yang bekerja paling dekat dengan masalahnya, dari Posyandu sampai meja perencanaan kabupaten.We want stunting solved for Indonesia's next generation of children. That is why GroundSight is designed with the people who work closest to the problem, from the Posyandu to the district planning table.







Tim GroundSight AIThe GroundSight AI team
Dari dua arah: hubungan dengan pemerintah yang merancang program, dan jejaring Kader yang mengumpulkan data lapangan.From both directions: relationships with the governments that plan programmes, and the Kader networks that gather field data.

Lebih dari lima tahun terlibat dalam proyek konsultansi untuk Kementerian Kesehatan, Bappeda, dan Dinas Kesehatan. Memimpin produk dan kemitraan.More than five years involved in consultancy projects for the Ministry of Health, Bappeda and district health offices. Leads product and partnerships.

Tujuh tahun di fasilitas kesehatan Sumba Barat Daya. Menguasai bahasa daerah dan menjaga jejaring kader.Seven years in health facilities in Sumba Barat Daya. Speaks the local language and keeps the volunteer network.

MA Service Design dari Royal College of Art dengan lebih dari lima tahun pengalaman sebagai service designer. Merancang cara kader dan petugas kesehatan memakai GroundSight, dari mengirim pesan suara hingga membaca temuan.MA Service Design from Royal College of Art with more than five years of experience as a Service Designer. Designs how cadres and health workers use GroundSight, from sending a voice note to reading the findings.

Membangun pipeline AI dan platform GroundSight AI, dari input chatbot hingga dashboard. MSc Autonomous Systems dari KTH, dengan pengalaman di Scania, Traveloka, dan EY.Builds GroundSight's AI pipeline and platform, from chatbot input to dashboard. MSc graduate in Autonomous Systems at KTH, with prior experience at Scania, Traveloka and EY.





